Social Icons

Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 September 2017

Sate Jamur Tiram

Sate Jamur, tentunya bagi anda sudah tidak asing lagi, dengan menu makanan khas asal Magetan. Sate Jamur buatan Bu Darmi (30) warga Desa Sengolawu, Kecamatan Plaosan rasanya tidak mau kalah dengan sate Jamur dari daerah lain. Bila anda penasaran dengan menu khas Magetan sate Jamur buatan Bu Darmi datang saja di warung berlokasi di jalan tembus Sarangan-Tawangmanggu.
Harga sate jamur satu porsi Rp.10.000,00 plus lontong. Warung Bu Darmi buka mulai pukul 09.00 WIB tutup pukul sekitar 17.00 WIB.Hasil berjulan sate jamur Bu Darmi perhari omzet dihasilkan bisa mencapai kurang lebih Rp.500.000,00. Selain Sate jamur Bu Darmi juga menjual kopi,teh, dan menu minuman lainnya.
Hingga sampai saat ini pembeli sate jamur khas Magetan sudah dikenal hingga keplosok Kota besar seperti Kota Jakarta, Surabaya, Solo, Kalimatan dan Kota besar lainnya.”Rata-rata yang sudah langganan pembeli asal Solo, Madiun, Ponorogo, dan Magetan sendiri,”ungkapnya.
“Kami rata-rata perhari bisa menghabiskan jamur tiram kurang lebih 5 sampai 10 kilogram, kalau hari libur bisa mencapai hingga sampai 15 sampai 20 Kilogram,” katanya.
Bu Darmi supaya tidak kesulitan untuk mendapatkan bahan baku jamur tiram dalam satu tahun ini dirinya juga membuat perkebunan guna menanam jamur, sebab, kalau pada musim tertentu jamur sulit untuk di dapat.

Sate Kelinci Sarangan

Berkunjung ke kawasan wisata Telaga Sarangan yang terletak di lereng Gunung Lawu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khasnya, yakni Sate kelinci. Tidak sulit mencari dimana pengunjung dapat menemukan hidangan khas ini. Karena hampir di sekeliling Telaga Sarangan terdapat warung-warung tenda maupun pedagang kaki lima yang menjajakan Sate kelinci.

Data dari Dinas Pariwisata Magetan mencatat, terdapat sedikitnya 140 pedagang Sate kelinci yang berjualan di sekitar kawasan Telaga Sarangan. Mereka tergabung dalam paguyuban pedagang Sate kelinci Telaga Sarangan. Hampir sama dengan hidangan Sate pada umumnya, hanya saja pada Sate kelinci memiliki tekstur daging yang berserat halus dan warna sedikit pucat. Sehingga rasanya lebih lembut dan gurih saat dikunyah. Tidak seperti halnya Sate daging ayam ataupun kambing.

Dalam penyajiannya, Sate kelinci tak ubahnya sate lainnya. Bumbunya pun sama yaitu terdiri atas bumbu kacang dihaluskan bercampur irisan bawang merah dan kecap manis. Bagi yang suka pedas bisa ditambahkan sambal pada bumbu Satenya. Demikian juga untuk sensasi rasa segar, pada bumbu Sate bisa ditambahkan dengan air perasan irisan jeruk nipis. Ada dua pilihan dalam menyajikan satu porsi Sate kelinci, yakni menikmati Sate dengan irisan lontong yang lembut atau nasi putih yang pulen. Hidangan ini akan terasa lebih nikmat lagi saat menyantapnya sambil menikmati pemandangan Telaga Sarangan.

Satu porsi Sate kelinci Telaga Sarangan ini terdiri dari 15 tusuk Sate dan satu piring lontong ataupun nasi putih. Satu porsinya dihargai Rp10.000,00. Atau untuk 10 tusuknya hanya merogoh kocek Rp7.000,00 saja.

Nasi Pecel Bu Parti

Ketika kita mendengar kata pecel, pasti yang terbayang pertama kali adalah Madiun. Madiun memang kota yang khas dengan sambel pecelnya hingga kota Madiun punya julukan kota pecel.
Namun di Magetan, pecel juga menjadi makanan yang sangat khas bagi masyarakat Magetan. Hampir disetiap sudut jalan di Magetan ada yang menjual nasi pecel.
Nasi pecel di Magetan tidak kalah enaknya dari Madiun, karena bisa dibilang Magetan dan Madiun memang satu rumpun dan satu wilayah.
Nasi pecel di Magetan ada yang disajikan dengan lauk kerupuk, peyek, tempe goreng, dengan telur dan ada juga yang disajikan dengan udang,  ikan lele atau ayam goreng.
Kekhasan kuliner baik dari rasa, harga dan pelayanan kerap menjadi pertimbangan pencinta kuliner untuk kembali mampir bila sedang berada di suatu daerah. Seperti halnya kuliner nasi pecel yang banyak terdapat di hampir semua daerah dengan kekhasan masing masing.
Salah satunya adalah warung Bu Parti di Jalan Thamrin, Magetan. Di warung yang sekarang di kelola generasi kedua dari Bu Parti ini bukan hanya menyediakan kuliner nasi Pecel saja.
Menu lain pun bisa Anda nikmati seperti nasi campur, sayur lodeh, nasi kare ayam, nasi lalapan, sayur asem, sayur bening, wader goreng, aneka masakan ayam dan menu lainnya.
Selain beragam makanan, di warung ini juga menyediakan aneka minuman tradisional seperti kolak pisang, dawet, dan yang lain. Tidak sulit untuk mencari warung Bu Parti ini karena lokasinya yang berada di pusat Kota Magetan. Hanya saja lokasi warungnya memang agak masuk ke dalam gang. Namun masih cukup dilewati dua kendaraan roda empat. Jika belum pernah ke Magetan cukup ke alun alun Magetan atau cari Lembaga Pemasyarakatan Magetan dan tanya warga sekitar pasti tahu, karena lokasi warung tak jauh dari alun alun Magetan.
Jangan kuatir dengan harga yang di banderol di warung ini. Harga nasi pecel di Magetan masing sangat murah, untuk nasi pecel biasa dengan lauk tempe / kerupuk umumnya dijual seharga 3000 rupiah untuk satu porsinya. Misalnya saja untuk nasi campur porsi jumbo dengan lauk wader goreng dan es dawet cukup membayar Rp 13.000 saja. Menurut Suwari, yang sekarang bertanggungjawab dengan warung Bu Parti untuk harga makan dan minum di banderol antara Rp 10.000 hingga Rp. 13.000.

Kamis, 07 September 2017

Tepo Tahu

Tepo adalah makanan tradisional yang ada di Magetan, makanan ini sangat khas dan berbeda dengan daerah lainnya. Tepo ini dibuat dari lontong dengan campuran sayur seperti taoge, sayur bayam, kangkung, kubis dan lainnya.
Tidak ketinggalan, setiap tepo di Magetan selalu ada irisan tahu dan irisan tempenya, oleh karena itu sering kali disebut sebagai tepo tahu. Tepo ada yang dibumbui dengan sayur sambal (jangan sambel dengan santan) ada juga yang dibumbui dengan sambel pecel.
Pelengkapnya adalah ditambah kecap untuk tepo sayur sambal, ditambah dengan kerupuk. Tepo yang ditambah bumbu pecel, sering kali dinamai tepo pecel. Kalau sayurnya di campur biasa disebut tepo campur. Beberapa tepo di Magetan ada juga dikombinasikan dengan kikil sapi.
Harga tepo tahu di Magetan mulai 3.000 ribu.
 
 
Blogger Templates